Seperti halnya manusia biasa yang lain
Kita juga kadang perlu orang yang ada disamping kita saat kita butuh pendamping, dan ada dibelakang kita saat kita butuh support...karena sendirian itu gg enak, sendiri itu rapuh
Perasaan yang kadang terlalu justru bisa memberi pukulan telak, sangat telak
Seperti pepatah lawas : orang yang sangat anda cintai adalah orang yang bisa memberi rasa paling sakit untuk anda
However, tetep aja gg ada orang yang kapok untuk menjatuhkan perasaannya lagi, karena perasaan aneh ini selalu memberi rasa baru, suasana baru, dan pengalaman baru
Tak perlu berfikir "harus ada orang baru, karena si A udah terlanjur nyakitin"
Satu kejadian sudah cukup mengajarkan dan memberi tau bahwa si A ini sangat menyayangi anda, bahwa dia butuh anda
Dia sudah belajar dari masa lalu, dia sudah belajar bagaimana rasanya hampir kehilangan anda
Kesempatan dan harapan adalah beberapa hal yang diperlukan manusia untuk tetap hidup, disamping oksigen dan makanan tentunya
Kadang mengingat hal lucu saat bersama adalah hal paling menyenangkan, bagaimana dia mengajarkan anda berbicara pada ayah anda, bagaimana cara meminta ijin yang benar, bagaimana cara menjadi tempat sampah saat orang lain butuh, dan terkadang cara curang untuk mencuri waktu agar bisa bertemu
Berfikir saya bicara tentang masa lalu ? atau seorang yang masih ada dihati anda, meski anda coba untuk lupa ?
Tepat, saya membicarakannya, bicara tentang dia.
Jumat, 24 Juni 2011
Rabu, 22 Juni 2011
Single, Jomblo Or Whatever
Jomblo, atau bahasa kasarnya adalah seorang yang gg laku atau belum laku atau apalah
Kondisi yang sebagian sering dianggap menyiksa bagi sebagian orang, korban mode istilah jomblo yang paling banyak saat ini adalah ABG, meski tak menutup kemungkinan teman” saya yang ada dikisaran umur 20an keatas juga kadang nggerus dengan istilah ini
Seiring dengan adanya jejaring social microblogging twitter, makin banyak saja yang berkicau tentang kondisi saat putus, berantem, naksir orang tapi yang ditaksir suka sama orang lain, hingga galau sendiri karena sms gg dibales, ditinggal tidur, hingga BBM cuma di “read”, yang jelas aku gg bakal nyinggung masalah seorang sedang jatuh cinta dan lagi ngabisin waktu sama pasangannya
Itu masuk kategori kejam bagi golongan kami
Membaca status ataupun tweet seperti “lagi makan bakso sama ayank nih di alun-alun”, “pacarku cute banget pake gaun biru”, “lagi nemenin sang pujaan hati belanja”, ngliat pacar lagi tidur, lucu banget deh”
Come on, prihatin lah dengan kami disini yang lagi linglung. Lagian siapa juga yang mau ngurus gaun pacarmu, atau iler pacarmu pas lagi tidur ? no one but you dude
Back to topic even pak topik lagi ngajar di SD sebelah…
Hematku, ada beberapa spesies makhluk malang ini, berikut istilah dan ke-ngene-an mereka, cekicrot :
- Melodramatic : tipe single karatan yang ini adalah selalu sendu tiap nulis sesuatu dijejaring social, mereka sering histeris hanya karena ditinggal tidur, ditinggal pergi, atau Cuma gara” denger lagu blue sky collapse nya adhitya sofyan
- Humoris : yang ini bukan tipe single karatan genk desa sebelah, ini tipe dimana orang tersebut lebih ekspresif menunjukkan perasaan, mereka lebih suka menertawai kekurangan diri sendiri, nulis joke joke flirting yang mereka anggap lucu tanpa perlu memberi tau siapa yang mereka maksud, mereka menganggap orang yang mereka maksud membaca buah pikiran mereka, meski mungkin si anu mereka gg pernah ngebaca. Contoh dari mereka seperti ini : hai, boleh minta ID YMnya ? // iya boleh..// kalo hatinya sekalian boleh gg diminta ? #nomention #eaaa
- Tipe pemalu : tipe yang ini jarang mempublish perasaan mereka, tapi jangan salah…tipe seperti ini boleh jadi sangat serius, dia tau apa yang si anu lakukan, kapan si anu masuk kuliah, kapan si anu libur, kapan si anu makan, kapan si anu online, kapan si anu butuh teman duduk, mereka melakukan apapun asal bisa deket sama si anu, meski endingnya si anu bilang kalo dia baru deket sama orang lain, sakit kayak dicubit gorilla sih, tapi sebagian dari mereka bisa nerima, yang sebagian lagi gantung diri di pohon pisang
Eniwe, at least jomblo gak dosa kok, biar kadang jadi pendosa ditempat tempat tertentu…
Tanamin aja pikiran kalo “kita tu jomblo terhormat, special, jomblo tingkat tinggi ! cuma cewek /cowok diluar sana belom tau dan ngerti betapa hebat dan kharismatiknya kita, bukan kita yang tak cocok untuk mereka tapi mereka yang belum pantes dapetin kita !”
Ditanem yang dalem ya kata-kataku tadi, dipupuk, tapi jangan dkasi pestisida
Cukup dulu, aku mau siap siap kencan, jangan tanya kencan sama siapa…
SALAM !
Minggu, 06 Maret 2011
Sebuah cerita dari lapangan berdebu
Aku dilahirkan bukan dari keluarga olahragawan, ayah saat itu berprofesi sebagai koordinator terminal prambanan dan ibu mengisi waktunya dengan berdagang gerabah juga dipasar prambanan
Ini adalah cerita lawas, sebuah cerita yang berisi sebuah sejarah besar untuk orang yang kecil
Ketika aku masih muda (sekarang juga masih muda, aku kan muda selamanya)
Sekitar tahun 1998, saat usia ku 8 tahun
Kampungku berada tak jauh dari pusat keramaian pasar, dulu disebelah pasar ada sebuah bangunan bioskop yang kini beralih fungsi sebagai ruko, tepat dibelakang ruko ada sepetak lapangan berkerikil, gundul, telanjang dan berdebu disana kami dulu biasa mengadu skill mengolah bola plastik
Area tersebut sebenarnya tak pantas disebut lapangan, karena merangkap menjadi lahan parkir dan mengubur darah hewan qurban saat idul adha
Berisikan 5-6 orang dalam satu tim, kami bergumul dengan debu, hujan, dan omelan warga sepuratan masjid sepanjang tahun
Waktu itu, bermain sebagai junior, yang dapat aku lakukan hanya pura pura sibuk dengan berlari kesana kemari, padahal jelas jelas aku sebenarnya takut dihantam bola
Tapi sore itu lain cerita, aku sedang pede pedenya setelah membeli majalah using yang bergambar Eric Cantona dan David Beckham
Aku tak ingat jelas, yang pasti aku bermain cukup baik dipertandingan udik itu
Aku bertugas menyisir sebelah kiri lapangan, sore itu cukup teduh..karena hamper maghrib yang artinya injury time. Pertandingan masih seri, ya seri dan aku masih ingat betul hukuman untuk yang kalah adalah menggotong gawang yang terbuat dari bambu
Aku dioperi bola oleh mas Anto, kakak dari Sicho Wibowo
Bola menyusur tanah saat aku mengejarnya, dengan nafas terengah engah dan tersengal-sengal aku berhasil menempatkan bola pada jarak yang tepat untuk menembak, sekonyong konyong aku menyepak bola plastik warna putih itu dengan diiringi teriakan dari mas anto dan mas budi. SHOOOTING ! kata mereka
Karena takut diomeli dan dicap homo superdunguensis oleh rekan setim, aku sikat aja bolanya
PLAK ! punggung kakiku berciuman dengan bola dibarengi dengan jempol kakiku yang juga ikut memperkosa tanah lapangan GRAUSS~~ ! perih rasanya
Sedetik kemudian teman teman bersorak, GUOOLLL !! bangga rasanya menjadi pencetak gol penentu yang membebaskan rekan setim dari hukuman tragis “mengangkat gawang”, dan itu..ITU ADALAH GOL PERDANAKU DISEMUA AJANG !
HAHAHAHA :D
Adzan magrhib dikumandangkan mas Ari Monyong, yang artinya pertandingan pun usai, peluh keringat dan darah terbayar sudah, soal jempol kakiku ? tak masalah, aku sudah sering mencederai jempolku
Dan mungkin jika jempolku punya nyawa dia akan bilang, IDIOT ! JANGAN LIBATKAN AKU SAAT MENGGARUK TAHAN LAGI ! saking frustasinya mungkin ia memilih diamputasi daripada wajahnya semakin hancur karena garukan bodoh empunya
Adzan maghrib berkumandang saat aku selesai menulis, saatnya menunaikan kewajiban
Adios amigos :D
Langganan:
Postingan (Atom)